Bekali Masyakarat Pengetahuan Mengurusi Jenazah, Takmir Masjid Gelar Pelatihan.
Kamis Sore (15/8), bertempat di Serambi Masjid Al Amanah Dusun Mertelu Desa Kalisabuk, 20 orang warga sekitar masjid mengikuti pelatihan Pemulasaraan Jenazah. Kegiatan yang digagas dan diselenggarakan oleh Takmir Masjid Al Amanah ini, dilaksanakan dalam rangka memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada warga masyarakat tentang proses perawatan jenazah yang meliputi kegiatan memandikan dan mengkafani jenazah sesuai dengan syariat agama islam.

Pelatihan Pemulasaraan Jenazah di Masjid Al Amanah Mertelu
Bertindak selaku pemateri dalam kegiatan tersebut adalah Kiai Mohamad Ngazam. Seorang tokoh masyarakat sekitar, yang jika ada orang meninggal, selalui mendapat tugas dari desa untuk mengurusi upacara kematian dan pengurusan jenazah atau banyak orang memanggilnya dengan sebutan Kayim.
Dengan bermodal pengalamannya dalam mengurusi jenazah dan penguasaan pemahaman agama yang dimiliki, Kayim Ngazam terlihat sangat menguasai dan lugas dalam menjelaskan setiap tahapan dalam memandikan dan mengkafani jenazah. Baik jenazah laki-laki maupun jenazah perempuan, keduanya dijelaskan oleh beliau dengan gamblang.
Dalam menyampaikan materi pelatihannya, Kiai Ngazam memadukan metode ceramah dan praktek sekaligus. Ketersediaan alat bantu, berupa bantal guling berukuran besar sebagai pengganti jenazah, beberapa lembar kain kafan dan juga alat bantu lainnya, kesemuanya membuat peserta mudah dalam memahami apa yang disampaikan oleh kiai ngazam. Terlebih pemateri juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk melontarkan pertanyaan disela-sela dirinya memberikan penjelasan.
Diakhir penjelasannya, Kiai Ngazam menyampaikan harapannya. Menurutnya, anak-anak muda, orang tua dan masyarakat secara umum dilingkungan sekitar, sebaiknya mengetahui tata cara dan tata urutan dalam mengurusi jenazah. Karena orang mati (Jenazah) itu tidak menunggu keberadaan kayim, jadi siapapun mestinya mampu untuk mengurus jenazah.
Mustanir selaku Ketua Takmir Masjid Al Amanah menyambut dan mendukung apa yang menjadi harapan Kiai Ngazam.
“Jika memang diperlukan, Kami (Takmir Masjid) akan berupaya untuk memfasilitasi kegiatan-kegiatan serupa, agar masyarakat memperoleh banyak bekal ilmu pengetahuan.” Ujarnya.
Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh warga masyarakat yang sudah berusia tua, terlihat juga beberapa remaja masjid mengikuti kegiatan yang dimulai setelah sholat ashar hingga menjelang maghrib. Terlihat juga beberapa mahasiswa KKN UNUGHA Cilacap menjadi peserta kegiatan dan turut membantu proses jalannya pelatihan. (Fajri)
